Tampilkan postingan dengan label JARINGAN. Tampilkan semua postingan
Assalamualaikum Wr.Wb, hai gan postingan hari ini saya akan memberikan sedikit tentang Internet, Jaringan Dan Komputer.
1.Internet
Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").
2.Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau
lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media
transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data,
aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai
kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer
atau lebih yang saling terhubung.
Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang
dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver)
dengan tepat dan akurat.

Jaringan komputer memungkinkan penggunanya dapat melakukan komunikasi satu sama lain dengan mudah.
Selain itu, peran jaringan komputer sangat diperlukan untuk
mengintegrasi data antar komputer-komputer client sehingga diperolehlah
suatu data yang relevan.
3. Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data
menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula
dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmetika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmetika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan
elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama
antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi
berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah
meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg
pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya
sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum
dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Semoga bermanfaat, Wassalamualaikum Wr.Wb...
Sumber:
Internet, Jaringan Dan Komputer
Assalamualaikum, postingan dari saya hari ini akan memberikan penjelasan tentang bagaimana cara agar kita dapat mengetahui jarak antar tower dan berapa tinggi tower yang dibutuhkan, karena sering kali kita kebingungan untuk mengetahui jarak dan tinggi tower yang ingin kita buat. Nah berikut ini adalah beberapa caranya: (Postingan ini hanya laptop yang mengunakan SO Linux Mint)
Cara Mengetahui Jarak dan Tinggi Tower Yang Ingin Dipasang
- Install Google earth jika belum terinstall disini adadffgdfggfdffggfgfg langkah menginstall google earth setelah terinstall buka google earth, carilah lokasi anda/lokasi tower pertama dan berikan tanda di lokasi anda, dengan cara klik gambar seperti paku yang berwarna kuning yang berada di atas maka akan muncul seperti ini:
- Tariklah point kuning itu ke lokasi tower pertama yang ingin dipasang kemudian berikan nama pada kotak kecil yang muncul dan copy tulisan yang ada di latitude dan longitude ke description dan klik ok. maka tampilannya akan seperti ini:
- Selanjutnya tentukan lokasi tower kedua yang ingin di pasang dan berikan tanda sama seperti cara yang pertama tadi, contoh:
- Kemudian untuk mengetahui berapa jarak antar tower tersebut cukup dengan mengklik gambar seperti penggaris yang berada di jendela paling atas, maka tampilannya akan seperti ini:
- Pada Jendela kecil yang muncul disitu diganti menjadi Kilometer agar lebih mudah untuk menghitungnya, setelah itu tarik garis dari lokasi tower pertama dengan mengkliknya ditanda tower pertama yang sudah kita buat, tarik hingga tower kedua dan nanti anda akan mengetahui jaraknya di jendela kecil yang muncul tadi, jaraknya itu anda harus menghafalnya karena nanti akan dibutuhkan. setelah itu save dan garisnya akan menjadi berwarna merah seperti ini:
- Disitu muncul kotak kecil untuk menyimpan garis yang kita buat, anda bisa memberi nama dan didescriptionnya anda bisa tuliskan jaraknya tadi dan derajatnya yang tadi.
- Kemudian untuk mengetahui tinggi hambatan-hambatan apa saja yang menghalang jaringannya nanti dapat dilihat dengan mengklik kanan pada garisnya kemudian Show Elevation Profile, maka akan muncul grafik seperti ini:
- Dengan menggeser kursor pada grafiknya disitu anda bisa mengetahui hambatan tertingginya berapa.
- Selanjutnya untuk menentukan tinggi tower kita bisa membuka browser kemudian ketikkan www.mikrotik.co.id maka akan muncul tampilan ini:
- Kemudian pilih Aplikasi bantu>Perhitungan ketinggian antena (tower) setelah itu akan muncul tampilan Perhitungan Tinggi Antena seperti ini:
- Ditampilan itu ada kolom frekuensi, jarak dan asumsi tinggi penghalang rata-rata. Bagian Frekuensi adalah dimana kita akan memasang antena dengan frekuensi berapa ada dua pilihan yaitu 2400 dan 5800 disitu isikan sesuai dengan frekuensi antena yang akan kamu pasang. Bagian jarak adalah berapa jarak antara tower 1 dan 2 isikan sesuai dengan yang kita ketahui jaraknya di google earth tadi. Kemudian bagian Asumsi tinggi penghalang rata-rata kita isikan sesuai tinggi penghalang yang kita lihat tadi di grafik google earth.
- Setelah itu tekan enter dan akan muncul hasil perhitungan dari apa yang kita isi tadi, disitu akan muncul pemberitahuan hasil perhitungan berapa kira-kira tinggi tower yang harus anda pasang:
Cara Mengetahui Jarak dan TInggi Tower Yang Ingin Dipasang
Assalamualaikum Wr.Wb. Hari ini saya akan memberikan materi tentang subnetting sesuai dengan yang saya dapatkan, berikut ini materinya:
Apa Itu Subnetting?
Subnetting merupakan proses pembagian jaringan menjadi dua atau lebih sub jaringan.
Istilah Yang Sering Di Jumpai Di Subnetting
- IP Address, merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet.
- Binner, merupakan dua bilangan angka yang terdiri dari angka 0 dan 1.
- Octet, merupakan 8 bit bilangan biner yang terdiri dari 1 byte, berarti 1 byte = 8 bit dan 4 byte = 32 bit.
- Netmask, merupakan metode untuk membagi IP address ke dalam blok subnet.
- Network, merupakan IP Address pertama dalam subnet
- Broadcast, merupakan IP Address terakhir dalam subnet, yang berguna menyampaikan pesan ke seluruh alamat IP Address subnet.
- Host, merupakan IP Address dalam 1 subnet selain IP Address Network dan Broadcast.
Cara Menghitung Subnetting
Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary
yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya
semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun
adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa
IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa
seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask
diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya
adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini
yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang
diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa
digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di
bawah:
|
|
|---|
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya
semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah
subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast
yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
- Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
- Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
- Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet
|
192.168.1.0
|
192.168.1.64
|
192.168.1.128
|
192.168.1.192
|
Host Pertama
|
192.168.1.1
|
192.168.1.65
|
192.168.1.129
|
192.168.1.193
|
Host Terakhir
|
192.168.1.62
|
192.168.1.126
|
192.168.1.190
|
192.168.1.254
|
Broadcast
|
192.168.1.63
|
192.168.1.127
|
192.168.1.191
|
192.168.1.255
|
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita
bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan
teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class
C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara
diatas untuk subnetmask lainnya.
| Subnet Mask | Nilai CIDR |
| 255.255.255.128 | /25 |
| 255.255.255.192 | /26 |
| 255.255.255.224 | /27 |
| 255.255.255.240 | /28 |
| 255.255.255.248 | /29 |
| 255.255.255.252 | /30 |
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address
class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class
B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah
kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet
yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya
sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita
masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang
“dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan)
blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet
ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
|
|
|---|
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B.
Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24.
Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
- Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
- Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
- Alamat host dan broadcast yang valid?
| Subnet |
172.16.0.0
|
172.16.64.0
|
172.16.128.0
|
172.16.192.0
|
Host Pertama
|
172.16.0.1
|
172.16.64.1
|
172.16.128.1
|
172.16.192.1
|
Host Terakhir
|
172.16.63.254
|
172.16.127.254
|
172.16.191.254
|
172.16.255.254
|
Broadcast
|
172.16.63.255
|
172.16.127.255
|
172.16.191.255
|
172.16..255.255
|
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang
menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
- Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
- Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
- Alamat host dan broadcast yang valid?
| Subnet | 172.16.0.0 | 172.16.0.128 | 172.16.1.0 | … | 172.16.255.128 |
| Host Pertama | 172.16.0.1 | 172.16.0.129 | 172.16.1.1 | … | 172.16.255.129 |
| Host Terakhir | 172.16.0.126 | 172.16.0.254 | 172.16.1.126 | … | 172.16.255.254 |
| Broadcast | 172.16.0.127 | 172.16.0.255 | 172.16.1.127 | … | 172.16.255.255 |
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET
mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir),
kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3
dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan
untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai
/30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
- Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
- Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
- Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
- Alamat host dan broadcast yang valid?
| Subnet | 10.0.0.0 | 10.1.0.0 | … | 10.254.0.0 | 10.255.0.0 |
| Host Pertama | 10.0.0.1 | 10.1.0.1 | … | 10.254.0.1 | 10.255.0.1 |
| Host Terakhir | 10.0.255.254 | 10.1.255.254 | … | 10.254.255.254 | 10.255.255.254 |
| Broadcast | 10.0.255.255 | 10.1.255.255 | … | 10.254.255.255 | 10.255.255.255 |
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda
sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham
juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. selamat mencoba semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Wr.Wb...
Subneting
Popular Posts
-
Assalamualaikum Wr.Wb, Teman-teman kali ini saya akan memberikan masalah yang terjadi pada laptop saya, yaitu pada saat program aplikas...
-
Assalamualaikum Wr.Wb Hai teman-teman kali ini saya akan posting masih tentang cisco packet tracer akan tetapi sekarang kita bahas ten...
-
Assalamualaikum Wr.Wb. Sering kali kita jumpai error pada saat ingin meng update linux kita di terminal, dan error itu sangat banyak macamn...
-
Assalamualaikum Wr.Wb. Hai teman-teman kali ini saya akan posting tentang bagaimana cara konfigurasi Etherchannel pada Cisco Packet Tra...
-
Assalamualaikum Wr.Wb. Teman-teman kali ini saya akan posting tentang setting NTP pada Mikrotik. Apa Itu NTP? NTP (Network T...
-
Assalamualaikum Wr.Wb. Hai gan kali ini saya akan posting tentang bagaimana langkah memasukkan banyak user pada moodle 3.1, Agar lebih je...
-
Assalamualaikum Wr.Wb. Hai gan kali ini saya akan posting tentang bagaimana langkah/cara install Owncloud pada Localhost di Linux Mint,...
-
Assalamualaikum Wr.Wb Selamat malam para blogger, kali ini saya akan memposting sedikit yang saya pelajari tentang menngubah tampilan l...
-
Assalamualaikum Wr.Wb Hai gan kali ini saya akan posting tentang konfigurasi DNS Server pada debian 8. Agar lebih jelasnya simak penjel...
-
Assalamualaikum Wr.Wb. Hai gan kali ini saya akan posting tentang, Agar lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini: A. Pengertian...










